Entri Populer

Minggu, 04 Januari 2015

Ruh


New post on Erie Sudewo

Sifat Ruh
by Erie Sudewo
Sambut mentari di penghulu hari. Mengisi hari-hari dengan manfaat. Lanjutan kultweet kemarin ; #SifatRuh | #CharacterBuilding

1. Kultwit kemarin bedakan tubuh manusia: jasad dan ruh. Bicara ruh, “ada tapi ditiadakan”. Manusia abai. Padahal ini salah satu kunci hidup

2. Tanpa iman, ruh tak terdeteksi. Ruh bicara keyakinan. Tak yakin, bisa terjerumus. Pikirannya ragu/tolak ruh. Tapi ruh ada dalam dirinya

3. Pepatah Riau: “Tingkatkan hidup dengan ilmu. Rawatlah hidup dengan perilaku (baik atau buruk). Dan luruskan hidup dengan iman” #SifatRuh

4. Pesan orang Barat: “Hilang harta, tak ada yang hilang. Hilang sehat, sesuatu hilang. Karakter hilang, hilang segalanya” #SifatRuh

5. Pesan bijak orang Barat, angkat seseorang jadi berintegritas dan kredibel. Sayang sebatas dunia. Jika tersentuh iman, jadi khairu ummah

6. Dalam kaitan dengan iman, coba kita tambahkan. “Hilang iman, kiamat namanya”. Sehebat apapun yang kita lakukan, cuma sebatas dunia

7. Ingat. Tak satupun mahluk hidup yg tak tinggalkan dunia. Ada hari esok usai kematian. Bicara esok itu, cuma iman – hidayah yg menerangi

8. Nah bicara iman, seluruh iblis berpadu goda manusia agar lepas imannya. Coba lihat. Sama-sama sujud, tapi koq merasa lebih baik

9. Mungkin malaikat berpikir: “Manusia. Dalam rangka ibadah saja, saling sindir. Merasa kelompoknya lebih hebat. Bgmana Allah bisa ridho?”

10. Begitulah. Ruh atau jiwa dinamakan Ruhul Hayat. Dulu ada kekeliruan waktu sekolah. Pelajaran tubuh manusia dikatakan Ilmu Hayat

11. Ruh ini punya 3 sifat yang dinamakan Ruhul Amri. Ini musti dipahami. Sebab sifat-sifat inilah yg kelak jadi pembentuk jati diri manusia

12. Ke-1 saat ruh sedang berpikir namanya akal. Ke-2 ketika ruh sedang berkehendak namanya nafsu. Ke-3 waktu merasakan namanya hati

13. Kita coba kupas satu demi satu. Kita awali dengan akal. Setelah akal diciptakan, malaikat bertanya kepada Allah | #SifatRuh

14. “Ya Rabb. Setelah Engkau ciptakan surga, apalagi ciptaan-Mu yg tak kalah mulianya dibanding surga?” #SifatRuh | #CharacterBuilding

15. Jawab Allah SWT dalam firman-Nya: “Akal”. Mengapa akal? tanya malaikat lagi | #SifatRuh | #CharacterBuilding

16. “Dengan akal, manusia bisa bedakan baik buruk, dosa pahala, mana perintah dan mana larangan, apa makna hitam dan yg putih” #SifatRuh

17. “Dengan akal manusia bisa paham surga neraka dan hari pembalasan. Dgn akal, Aku bisa dikenal. Siapa Tuhan dan siapa yang jadi hamba”

18. Akal dan otak punya kesamaan dan perbedaan. Sama-sama berpikir tapi beda ranahnya. Akal bicara tentang keyakinan, iman dan akhlak

19. Buah iman, akal yang sehat. Akal sehat melatih perilaku. Hasilnya jadi akhlakhul karimah, akhlak terpuji. Ini yg sebabkan Allah ridha

20. Otak bicara kecerdasan. Tiap mahluk bernyawa, barangkali semuanya diberikan otak yang tingkat kecerdasannya berbeda | #CharacterBuilding

21. Di luar manusia, mahluk yang cerdas agaknya seperti ikan lumba-lumba, monyet dan anjing. Yang kasihan kerbau. Banyak julukan negatifnya

22. Yang bodoh dibilang otak kerbau. Bagai kerbau dicocok hidungnya. Atau jangan seperti keledai. Terperosok di lubang yang sama | #SifatRuh

23. Sifat ke-2 akal. Waktu berkehendak nafsu namanya. Usai nafsu diciptakan, Allah bertanya: “Siapa engkau dan siapa Aku?” #SifatRuh

24. Nafsu menjawab: “Aku adalah aku. Engkau adalah Engkau”. Lalu Allah tenggelamkan nafsu ke neraka Jahanam 1.000 tahun lamanya | #SifatRuh

25. Setelah diangkat, nafsu ditanya lagi: “Siapa engkau dan siapa Aku?” Jawab nafsu tetap sama: “Aku adalah aku. Engkau adalah Engkau”

26. Lalu oleh Allah SWT nafsu dipuasakan 30 hari. Di 1 Syawal nafsu ditanya lagi: “Siapa engkau dan siapa Aku?” #SifatRuh #CharacterBuilding

27. Akhirnya nafsu menjawab: “Engkau adalah Rabb-ku. Aku adalah hamba-Mu” | #SifatRuh | #CharacterBuilding

28. Nah nafsu ini yang akhirnya diberikan pada seluruh manusia. Hakikatnya nafsu tak dapat dihilangkan. Dia hanya dapat ditaklukkan

29. Nafsu terbagi 2. Nafsu baik dan nafsu buruk. Contoh nafsu baik : ingin disiplin, makan siang, menikah. Nafsu buruk : marah, memukul

30. Nafsu buruk ini yg harus diperangi. Namanya mujahadatunnafsi, perang lawan hawa nafsu buruk. Perang yang tidak pernah berhenti

31. Berkait Ramadhan, dulu ustadz sering bilang, di Ramadhan seluruh iblis diikat. Ternyata iblis dalam diri adalah nafsu buruk kita

32. Sifat ke-3 saat merasakan, itulah yg dinamakan hati. Hati terbagi dua. Hati daging urusan dokter. Hati nurani urusan Nabi dan Rasul

33. Bimbo bersenandung, hati tempat dosa dan pahala menyatu. Wajah kusut itu pancaran hati, banyak soal. Kilat mata itu pancaran nafsu

34. Hati mesti dirawat agar bersih dan bening. Caranya, jangan makan yg tak halal. Apapun yg tak halal akan matikan unsur kebaikan tubuh

35. Rawat diri dari perkara-perkara negatif. Perangi hawa nafsu buruk, awalnya sulit. Lama-lama jadi kebiasaan. Akhirnya biasa baik

36. Dgn kebiasaan baik, apapun yg disampaikan, akhirnya dari hati. Sesuatu dari hati, sampai ke hati. Yang dari lisan, sampai ke telinga

37. Bagaimana kaitan antara akal, nafsu, dan hati? Kaitannya dgn melihat posisi. Yg tertinggi, hati. Lalu akal. Dan baru nafsu | #SifatRuh

38. Dalam hal ini hati menjadi “raja”. Akal merupakan “panglima perang”. Dan jadi “prajurit/kaki tangan”, itulah nafsu | #CharacterBuilding

39. Ketika raja berkehendak, adakah pengikut yg bisa menolak? Maka panglima perang mesti atur strategi. Yg jalankan adalah kaki tangan

40. Waktu hati berkehendak baik/buruk, panglima mengatur strategi atau siasah. Nafsulah yg menunaikannya | #SifatRuh | #CharacterBuilding

41. Pesan Dalai Lama: “Jaga pikiranmu, karena akan jadi kata-katamu. Jaga kata-katamu, karena akan jadi tindakanmu | #SifatRuh

42. Jagalah tindakanmu karena akan jadi kebiasaanmu” | #SifatRuh | #CharacterBuilding

43. Inti pesan Dalai Lama ada pada pikiran. Sedang bicara #SifatRuh, hati yang jadi inti dari tiap gerak kehidupan manusia

44. Sabda Rasulullah SAW: “Dalam tubuh ada segumpal daging. Jika baik, baiklah dia. Jika buruk, buruklah dia. Itulah hati” | #SifatRuh

45. Rasulullah SAW menambahkan: “Segala sesuatu dimulai dari niat”. Hati baik, lahirkan niat baik. Hati resah, gelisah, dengki, lahirkan?

46. Anda bisa jawab ya. Sampai jumpa esok dengan kultweet berbeda. Semoga tetap bermanfaat bagi kita semua | #SifatRuh | #CharacterBuilding

Erie Sudewo | January 5, 2015 at 8:14 am | Tags: Sifat Ruh | Categories: Karakter | URL: http://wp.me/p51sG7-7J
Comment    See all comments
Unsubscribe to no longer receive posts from Erie Sudewo.
Change your email settings at Manage Subscriptions.

Trouble clicking? Copy and paste this URL into your browser:
http://www.eriesudewoid.com/sifat-ruh/

Sabtu, 03 Januari 2015

Amalan


New post on Erie Sudewo

Amalan
by Erie Sudewo
Akhir pekan dimulai dengan lebatnya hujan. Walau mentari tak muncul di awal pagi, kultweet tetap hadir menemani | #CharacterBuilding #Amalan

1. Waktu diminta kenalkan diri, nyaris semua kenalkan nama, suku, hobi, ciri fisik, pendidikan terakhir, keahlian, keluarga dan alamat

2. Betulkah itu identitas kita? Belum. Itu baru sebagian dari diri kita. Malah itu belum merambah jati diri – siapa kita sesungguhnya

3. Apakah malaikat peduli pada nama kita Ucok atau Buyung? Rasanya tidak. Yang malaikat pedulikan, apakah si Joko itu curang atau jujur

4. Mungkin malaikat juga tak peduli, apakah kita cerdas atau bodoh. Yang jadi masalah, ketika yang pintar dan bodoh bekerja sama korupsi

5. Mau jadi dokter atau insinyur, malaikat juga tak peduli. Yg malaikat pedulikan, apakah orang sakit makin dipersulit sebagai sumber rezeki

6. Sumpah dah, malaikat juga tak peduli, apakah asal kita Jawa, Ambon, atau Amrik. Yang dipedulikan, apakah kesukuan itu jadi pemecah-belah

7. Malaikat juga tak peduli, hobi kita naik Harley atau lari. Yg bakal disoal, apakah saat naik Harley dgn sombong hingga lecehkan si bebek

8. Malaikat tak ambil pusing soal motor bebek. Yg jadi soal, sudah motor bebek butut, tapi “ngocol terus dan bikin keki” pengguna jalan lain

9. Maka hati-hati. Siapkan jawaban bagi yg ubah rambut keriting jadi lurus. Yg lurus digelung jadi keriting. Itu tanda tak pandai bersyukur

10. Rasulullah SAW: “Allah tidak memandang wajah dan harta kamu. Tetapi Dia memandang hati dan #Amalan kamu” | #CharacterBuilding

11. Jasad ini tempat manusia melihat. Lelaki senang lihat perempuan. Sebaliknya wanita senang lihat pria | #Amalan | #CharacterBuilding

12. Sebatas senang, normal dan masih dibolehkan. Yang tak boleh adalah nafsu syahwat. Khususnya pada yang bukan muhrim | #CharacterBuilding

13. Tetapi hati tempat siapa melihat? Itulah agaknya iblis dan malaikat yang memperebutkannya. Tarik-menarik, berbuat baik atau buruk

14. Jadi boleh-boleh saja kita kaya. Cuma siapkan jawaban yg tepat. Khusus harta, pertanyaannya 2: “Darimana hartamu, untuk apa digunakan?”

15. Pertanyaan untuk yang lain, cuma satu: “Engkau gunakan untuk apa anugerah atau pemberian Allah SWT?”

16. Maka gunakan 5 sebelum datang yg 5. Untuk apa waktu mudamu sebelum tuamu. Waktu kuatmu sebelum lemahmu. Waktu luangmu sebelum sempitmu

17. Waktu sehatmu sebelum sakitmu. Waktu kayamu sebelum miskinmu. Intinya gunakan waktu hidup sebelum matimu | #Amalan | #CharacterBuilding

18. Ketika harta yang kita kumpulkan dari mencuri/korupsi, bukankah itu merusak “semua yang 5 sebelum datang yang 5?" #Amalan

19. Dengan korupsi, itu tanda ybs tak peduli pada kematian. Ketika tiba-tiba dia mati, bukankah harta curian itu akan hancurkan dirinya

20. Korupsi itu “sedap-sedap ngeri”. Sulitkan apapun. Ke-1 korup itu susahkan dirinya sendiri. Begitu stroke, tak bisa nikmati korupnya

21. Ketika sehat, apa dibilang enak nikmati hasil korup. Itu uang panas. Cepat habis, tak barokah. Makan korup, dia rusak dirinya sendiri

22. Ke-2, hidup anak isteri dirusak bapaknya juga. Uang tak halal masuk tubuh, merusak tubuh siapapun. Jiwanya juga turut rusak | #Amalan

23. Suasana keluarga koruptor, apakah harmoni? Wallahu’alam. Tampaknya tidak. Sebab yang dipakai untuk hidupi keluarga ya uang panas

24. Uang panas kan bakal membakar apapun. Jika uang korup itu bunga-berbunga, maka kerusakannya juga mencakup cucu-cicit | #Amalan

25. Jangan-jangan di Padang Mahsyar kelak, ini juga jadi soal. Anak isteri bakal jadi musuh. Mengapa bapak nafkahi kami dgn uang tak halal

26. Ke-3, jika koruptor taubat, bgmana hendak selesaikan harta korupnya. Hendak dikembalikan ke negara, kemana, via siapa dan bgmana caranya

27. Mau jujur, malu dgn tetangga dan sanak saudara. Terlanjur petantang-petenteng. Gak dikembalikan, tersiksa. Terbayang adzab. Serba sulit

28. Korupsi itu tanda bukan hanya kita tak siapkan diri di Padang Mahsyar, malah kita jerumuskan diri | #Amalan | #CharacterBuilding

29. Aneh. Waktu sekolah kita belajar sungguh-sungguh cuma untuk lulus. Tapi soal selamat atau cilaka, kita malah tak siapkan sungguh-sungguh

30. Jika kita mau renungi, banyak hal yang kita lakukan, ternyata itu tanda kita tak perhatikan soal akhirat. Kita anggap itu sepele

31. Soal korupsi, tentu lebih banyak lagi orang yang tak lakukan korupsi. Tetapi soal utang, jangan-jangan tiap keluarga, pasti punya utang

32. Ayo jujur dan unjuk tangan: “Siapa di antara kita yang tak punya utang?”

33. Rasulullah SAW bersabda : “Orang yang sesungguhnya kaya, itulah orang yang tidak punya utang” | #Amalan | #CharacterBuilding

34. Orang yang kaya harta, jangan-jangan utangnya melampaui jumlah asetnya. Karena bisa jadi pula, aset itu dibeli dengan utang | #Amalan

35. Utang ini perkara berat tapi kita ringankan. Ketika cari utang, kita bergombal-ria, obral janji dan sumpah apapun dikatakan | #Amalan

36. Setelah dapat utang, sontak semua itu terlupakan. Bayar utang, tinggal janji. “Tar sok tar sok”. Lalu jika bisa ngemplang, why not?

37. Pesan bijak: “Gunakan utang sebaik-baiknya”. Cara bijak 1, utanglah dalam kondisi darurat. Ini kondisi yang amat terpaksa. Dimaklumi!

38. Cara bijak 2, dalam usaha bisnis, juga hati-hati berutang. Jangan sampai karena ingin bangun kerajaan bisnis, utang besar dilakukan

39. Berarti ada keinginan lebih. Ini bukan kebutuhan, melainkan keinginan. Ada rasa-rasa hati, niat khusus, atau ada kepentingan tertentu

40. Developer misalnya. Untuk bangun kawasan, butuh utang besar. Rumah laris manis, dana pun masuk | #Amalan | #CharacterBuilding

41. Pertanyaannya, apakah segera dia lunasi utang-utangnya? Biasanya cash flow diatur begitu rupa. Jika tiba-tiba mati mendadak, so what?

42. Siapa yang masih punya utang ketika wafat, Rasulullah SAW pun tak mau shalati jenazah orang yang masih punya utang | #Amalan

43. Jadi cilaka 12 bukan. Rasulullah SAW pun tak bisa beri syafaat. Harta banyak tapi utang juga. Itu tanda, Padang Mashyar kita abaikan

44. #Amalan Semoga jadi pengingat. Selamat berakhir pekan. Sampai jumpa pekan depan, insya Allah. Tabik | #CharacterBuilding

Erie Sudewo | January 4, 2015 at 9:04 am | Tags: Amalan | Categories: Edukasi | URL: http://wp.me/s51sG7-amalan
Comment    See all comments
Unsubscribe to no longer receive posts from Erie Sudewo.
Change your email settings at Manage Subscriptions.

Trouble clicking? Copy and paste this URL into your browser:
http://www.eriesudewoid.com/amalan/

Jumat, 14 November 2014

lagu jadul

Kuraskan damai dalam hati, saat kutatap wajah mu oh kasih, berjanjilah

Untuk slalu bersama walau duka melanda walau lara terasa jauh..

Izinkan lah aku menyentuh agar kutahu semua yang ada padamu, tersenyumlah dan tersenyumlah sungguh aku butuh kamu .

Biar ita berjalan seiring janji yg terucap.
Lepas sa di dada yakin kita kan bersama...

Sabtu, 08 November 2014

subsidi BBM


Dana #SubsidiBBM selalu dihadap-hadapkan dg anggaran pemerintah utk infrastruktur, kemiskinan, pendidikan, kesehatan dan hal mulia lainnya. Seolah-olah, tak ada alternatif kecuali mencabut #SubsidiBBM agar pemerintah bisa melakukan banyak hal mulia tadi.
Kenapa anggaran itu tak dihadap-hadapkan dg, misalnya, dana yg dikorup para pejabat eksekutif maupun legislatif? . Kenapa anggaran itu tak dihadap-hadapkan dg ongkos ekonomi biaya tinggi yg diciptakan oleh keruwetan birokrasi?
Kenapa anggaran itu tak dihadap-hadapkan dg anggaran fasilitas mewah para pejabat, termasuk, misalnya, pesawat kepresidenan?. Kenapa anggaran itu tak dihadap-hadapkan dg subsidi utk sektor perbankan dan fasilitas pajak para konglomerat?
Kenapa anggaran itu tak dihadap-hadapkan dg ongkos pemborosan energi krn pemerintah gagal membangun sistem transportasi publik. Kenapa pemerintah tidak membebani diri sendiri utk menunaikan kewajiban lebih baik sebelum membebani rakyatnya? Kenapa?

Dengan satu dan lain cara, pemerintah WAJIB memberi subsidi kepada rakyat, terutama yg miskin. Jika tdk, apa guna pemerintah?
Betul. Istilah #SubsidiBBM sendiri muncul bersama liberalisasi migas.

Harga diri

Astagfirlloh.... sakit emang, tapi lebih baik begitu. Jadi sekarang saya tahu harus berdiri dimana.

Alhamdulillah ya Alloh kau tunjuki aku , harusbesika seperti apa.

Maaf untukmu yang di sana, jangan sombong manusia mahluk sosial.
Besok kau ada perlu atau minta tlong jangan cari saya.

Cukup sampe di sini, aku laki2 bisa kau tolak, tapi harga diriku harus tetapberdiri..

Karawang, 9 nop 2014

Jumat, 07 November 2014

renungan mantaff


Renungan mantaf
Yg sdh pergi biarlah berlalu, jgn digenggam lagi, krn dgn adanya yg berlalu akan datang yg baru. Utk apa memikirkan yg sdh berlalu, hidup ini terlalu sayang dihabiskan utk yg kayak begitu.  Datang & pergi adalah hal biasa, yg tdk mau melepaskan tdk mungkin bahagia. Sampai kpn yg pergi itu mau digenggam? Sementara blm tentu dia memikirkannya seperti kamu.
Kenangan memang meninggalkan jejak, namun ia bisa dihapus dgn air pantai yg kencang. Air pantai yg kencang itu adalah kemauan keras kamu. Siapkah kamu menghempaskan air kencang itu sehingga jejak kenangan itu hilang ditelan butiran air pantai.
Dunia saja tdk abadi dgn gempa sana-sini yg menghancurkan muka bumi. Utk apa memikirkan diri yg tdk abadi dgn segala macam persoalan yg menghampiri. Tdk melepaskan yg telah pergi berarti menyiksa diri. Sampai kapan dirimu tega menyiksa diri yg ringkih ini?
Sudahlah, katakan pada batin: semua itu sdh berlalu, dia tdk lagi mencintaiku, aku akan cari yg baru. Sayangi dirimu & belajarlah utk mempersiapkan diri sejak awal utk berpisah dgn siapa/apa saja. Hanya yg mempersiapkan diri yg tdk akan sakit serasa diiris sembilu.
Patah 1 tumbuh 1000, pepatah itu pasti hasil renungan panjang dan dalam dari para pendahulu. Yg telah pergi pasti akan mendapat pengganti. Jika ada pengganti, apa lagi yg hrs ditangisi? Air kencang itu hrs berani diambil dan disiramkan pada seluruh kenangan dan jejak kaki. Siram seluruh memori yg pernah bersemi di antara kamu berdua. Lagu kenangan jgn diputar, baju favorit jgn dipakai, tempat kenangan jgn dikunjungi. Tdk mengulang kenangan yg pernah ada, melepaskan menjadi lbh mudah.
Kehidupan tlh memutuskan ia bukan utkmu, lalu mengapa memaksa utk menahannya dlm hatimu? Doakan saja ia bahagia, dgn begitu engkau jg akan mendapatkan getarannya. Hidup ini tdk lama, mengapa diisi dengan hal2 yg tdk berguna.
 Melepaskan memang tdk mudah, namun sampai kpn engkau mau menderita? Melepaskan adlh kunci bahagia, lakukanlah skrg juga dan malam ini engkau akan tidur dgn nyenyak dan lega. Biarkan yg telah pergi menjadi pengalaman saja, jgn simpan terus di dalam batin. Jgn meulukai diri sepanjang malam hanya utk sesuatu yg bisa dilepaskan. Ia pun mungkin sdh bahagia, bukankah itu yg selama ini anda inginkan?
Smg dia, engkau dan semua yg pernah terlibat di dlm cerita cintamu bahagia.
Sdh selesai ya, #RenunganMantafff malam ini, hehe, smg yg bermasalah bisa berkomunikasi dgn batinnya masing2 dgn twit2 ini. Thx
By dr. pho

jangan bandingkan...


#DalamDekapanUkhuwah, kita punya ukuran-ukuran yang tak serupa. Kita memiliki latar belakang yang berlainan. Maka tindak utama yang harus kita punya adalah; jangan mengukur orang dengan baju kita sendiri, atau baju milik tokoh lain lagi. #DalamDekapanUkhuwah tiap manusia tetaplah dirinya. Tak ada yang berhak memaksa sesamanya untuk menjadi sesiapa yang ada dalam angannya.
#DalamDekapanUkhuwah, berilah nasehat tulus pada saudara yang sedang diberi amanah memimpin umat. TAPI Jangan membebani dengan cara membandingkan dia terus-menerus kepada 'Umar ibn 'Abdul 'Aziz.
#DalamDekapanUkhuwah, berilah nasehat pada saudara yang tengah diamanahi kekayaan. TETAPI Jangan membebaninya dengan cara menyebu-nyebut selalu kisah berinfaqnya 'Abdurrahman bin 'Auf.
#DalamDekapanUkhuwah, berilah nasehat saudara yang dianugerahi ilmu. NAMUN Jangan membuatnya merasa berat dengan menuntutnya agar menjadi Zaid ibn Tsabit yang menguasai bahasa Ibrani dalam 14 hari.

 Tak bijak menuntut seseorang tuk jadi sosok lain di zaman yang sama, apalagi menggugat agar tepat seperti tokoh lain dari masa berbeda.

#DalamDekapanUkhuwah, 'Ali ibn Abi Thalib yang pernah diperlakukan begitu, punya jawaban yang telak dan lucu.  "Dulu di zaman khalifah Abu Bakar dan 'Umar" kata lelaki kepada 'Ali, "Keadaannya begitu tentram, damai dan penuh berkah. Mengapa di masa kekhalifahanmu, hai Amirul Mukminin, keadaannya begini kacau, rusak. & penuh perpecahan?". "Sebab", kata 'Ali sambil tersenyum, "Pada zaman Abu Bakr & 'Umar, rakyatnya seperti aku. Adapun di masaku, rakyatnya seperti kamu.
Kutipan kecil diambil dari #DalamDekapanUkhuwah, di bawah tajuk 'Karena Ukuran Kita Tak Sama'.
By Salim fillah